Rabu, 27 Mei 2015

Curriculum 2013

Curriculum 2013

Curriculum 2013 a new curriculum set by the government to replace the SBC, the curriculum is a lot of weaknesses, why do I say that?


First, contrary to the 2013 curriculum Law 20 of 2013 concerning the national education system due to the implementation of curriculum development was only based on the orientation, pragmatic


Second, the K13 is not based on an evaluation of the implementation of SBC in 2006 so that its implementation can be confusing themselves and their teachers who are involved in the world of education


Third, teachers also never directly involved in the process of curriculum in 2013, the government will look as if it was the same teachers and students among one another


of the above conclusions, the 2013 curriculum is not appropriate or many drawbacks
Read More ->>

Minggu, 24 Mei 2015

Teks Hortatory


 School Uniform, Another Good Lesson


School uniform is special clothes worn by all students of a particular school. The uniform of a school may differ from others. Why should schools use uniforms? Below are some reasons.
 First of all, Notre Dame’s Department of Sociology produced a study in 1998 concerning school uniforms. Their findings using 10th grade students showed that uniforms have no direct effect on “substance abuse, behavioral problems or attendance.” It also claimed a negative effect on student achievements for those students considered ‘pro-school’.
Secondly, uniform helps to create a strong sense school ethos and a sense of belonging to a particular community. As such it promotes discipline and helps to drive up academic standards, which is why a uniform is often adopted by schools which are being reopened with a fresh start after being classified as failing.
Finally, uniform acts as a social leveler, under which all students are equal in the eyes of the school and of each other. In institutions without uniform students are often competitive and worry endlessly about their appearance and the clothes they should wear. Pupils without expensive designer clothes and trainers may be singled out as social outcasts, or stigmatized as being from poor backgrounds. For these reasons many parents prefer uniforms as they save them money on buying clothes for school wear. Considering the findings, schools should implement the uniform as their identity. The government should also publish some kind of rule which makes uniform compulsory for schools.
Read More ->>

Sabtu, 12 April 2014

PENDIDIKAN

 PENDIDIKAN



Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.
Sebuah hak atas pendidikan telah diakui oleh beberapa pemerintah. Pada tingkat global, Pasal 13 PBB 1966 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya mengakui hak setiap orang atas pendidikan. Meskipun pendidikan adalah wajib di sebagian besar tempat sampai usia tertentu, bentuk pendidikan dengan hadir di sekolah sering tidak dilakukan, dan sebagian kecil orang tua memilih untuk pendidikan home-schooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

  • Filosofi pendidikan

Pendidikan biasanya berawal saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.
Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, "Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya."
Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam, sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka, walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.
  • Fungsi pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifes) berikut:
  • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
  • Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.
  • Melestarikan kebudayaan.
  • Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi.
Fungsi lain dari lembaga pendidikan adalah sebagai berikut.
  • Mengurangi pengendalian orang tua. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah.
  • Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
  • Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada dalam masyarakat. Sekolah juga diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi atau paling tidak sesuai dengan status orang tuanya.
  • Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah dapat pula memperlambat masa dewasa seseorang karena siswa masih tergantung secara ekonomi pada orang tuanya.
Menurut David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:
  • Transmisi (pemindahan) kebudayaan.
  • Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
  • Menjamin integrasi sosial.
  • Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
  • Sumber inovasi sosial.

Read More ->>

Total Tayangan Halaman

Shikamaru

Shikamaru

Naruto

Naruto
Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Followers

About Me

Followers